Bagi para penjual kosmetik di daerah jogja, kini keberadaan jasa maklon kosmetik sangat membantu dalam hal meracik dan membuat kosmetik-kosmetik yang akan dijual. Maklon kosmetik jogja ini keberadaannya sudah lama dinantikan oleh para penjual kosmetik yang mengalami kesulitan saat hendak memproduksi sebuah kosmetik, sadar akan kebutuhan kosmetik yang semakin meningkat dikalangan para wanita jogja menjadikan semakin banyak pula penjual kosmetik yang ingin mengeluarkan produk-produk kosmetik terbaru mereka, untuk mempermudah usaha dijalani maka diperlukannya sebuah pelayanan pemberian jasa dari seorang maklon yang bergerak di bidang kosmetik. Menggunakan maklon dalam proses pemproduksian kosmetik lebih mudah dan simpel daripada harus menggunakan pabrik.

Jika menggunakan pabrik, anda harus mengurus surat-surat terlebih dahulu dan mencari izin beberapa badan pengawasan untuk mendirikan sebuah pabrik, jika anda tidak melakukan ini maka pabrik milik anda akan dianggap menjadi sebuah pabrik ilegal. Namun jika anda menggunakan jasa maklon, maka anda cukup mencari maklon-maklon yang memiliki surat pelatihan-pelatihan khusus dalam bidang kosmetik dan maklon yang sudah terpercaya serta terbukti keahliannya. Menemukan maklon kosmetik jogja ini tidaklah serumit apa yang dibayangkan, mereka dapat ditemukan di bebrbagai iklan jasa di internet-internet atau biasanya anda dapat menanyakannya pada salon-salon yang menjual kosmetik, mayoritas mereka akan mengetahui keberadaan maklon tersebut dan bagaimana cara bekerja sama nya.

Meskipun tak setinggi kebutuhan kosmetik yang terjadi pada daerah kota-kota besar seperti jakarta, surabaya ataupun bandung. Namun di jogja ini permintaan dan angka pengguna kosmetik tetap dikatakan tinggi, hal ini menjadi referensi bagi para maklon untuk memulai usaha di jogja. Makin banyaknya para maklon yang datang menjadikan para penjual kosmetik sedikit kesulitan dalam memliah dan memilih mana maklon kosmetik jogja yang terbaik dan terpercaya serta mana maklon yang abal-abal, abal-abal dalam arti hanya bekerja sekadarnya saja tidak memperhatikan kualitas barang yang diracik, tidak memperhatikan keamanan dan kesehatan selama proses peracikan dan pembuatan, serta tidak memperhatikan kebersihan alat-alat yang digunakan.